26 Oktober 2014

DONGENG, METAPHORE DAN ANALOGI

Dongeng, Metaphore dan Analogi

Sore kemarin bertemu dengan CEO muda, baru kepala 4 usianya. CEO sukses, diukur dengan pencapaian sebagai CEO 3x di 3 perusahaan ternama selama kurun waktu 7 tahun terakhir. Mulai jadi CEO saat masih usia kepala 3.

Selama perbincangan lebih dari 2 jam, sang CEO banyak menggunakan Analogi dan Metaphore dalam menjelaskan bagaimana proses transformasi yang sedang dan akan dia lakukan diperusahaan yang baru.

Perusahaan yang dia pimpin sekarang dia ibaratkan sebagai sebuah mobil dalam sebuah perjalanan. Jenis mobil, kecepatan, dashboard, driver, CC mesin dlsb menjadi sebuah analogi resources dan konteks organisasi. Hal yang sama yang juga dilakukan oleh banyak CEO2 hebat yang saya temui.

Diskusi menjadi cair, menyenangkan dan mudah mendapatkan pengertian. Unconscious Mind menurut NLP (Neuro Linguistic Programming) berbicara dalam bahasa simbol. Itulah kenapa dongeng wayang yang diceritakan simbah waktu kecil menempel sampai sekarang. Termasuk cerita2 yang dikarang oleh HC Andersen sekian puluh tahun lalu.

Kemampuan untuk story telling, membuat metaphore dan menyampaikan analogi menjadi alat yang penting dalam berkomunikasi dan menebarkan pengaruh bagi pemimpin.

Btw, apakabar Sengkuni dan para Kurawa Indonesia saat ini ya?

BSD City
241014
EU 4 U
Semangat Pagi

Tidak ada komentar: