27 April 2010

"Tesa......tadi menang ngak sayang?" (arti sebuah kemenangan bagi Tesa)

Pagi yang cerah di hari Rabu 21 April 2010. "Papa..........!" suara nyaring nan bening menyambutku saat turun dari lantai 2. Di depan TV seorang gadis kecil cantik sedang membentangkan tangannya sambil memegolkan (memiringkan) pantatnya kekiri dan kekanan. Kebaya modern berwarna putih dan rok corak batik yang agak terlalu besar membalut tubuhnya. Sambil tersenyum centil sirambut keriting kecil ini menatapku sambil memamerkan baju barunya.

"Wah.....cantik sekali nih anak papa!, baju apa nih?"

"Kartini pa....."

"Siapa yang beliin sayang?"

"Bli mama ITC". Aku tahu maksud Tesa, bahwa baju barunya adalah baju untuk memperingati hari Kartini dan dibelikan mamanya di ITC BSD tadi malam.

"Tesa akan ikut lomba di sekolah hari ini pa" mama Tesa tahu-tahu sudah berdiri dibelakang memberikan laporan tentang kegiatan Tesa hari ini.

"Tesa sini sayang..........,papa yakin Tesa nanti pasti menang!" sambil memeluk dan mencium pipinya aku memberikan semangat kepada bidadari kecil ini. Dan Tesa melanjutkan senyum simpulnya sambil mematut matut dirinya di depan kaca.

"Tesa.....ayo berangkat! ajak adik Jason", kata mamanya saat jam menunjukkan pukul 6.30 saat mobil Piso Siwi warna biru itu meninggalkan rumah. Jendela mobil terbuka dan terlihat Tesa melambaikan tangannya. Tesa penuh dengan semangat untuk mengikuti lomba baju di hari Kartini.

***

"Hallo papa............", suara nyaring dan paling merdu sejagad itu kembali menyambutku malam jam 7.30 saat aku pulang kantor.

"Hallo Tesa sayang.........cium dulu dong", aku pegang pipinya dan "ngoook" ciuman sayang di kedua pipi Tesa mendarat dengan sempurna.

"Bagaimana lombanya ma" tanyaku kepada mama Tesa yang berdiri dibelakang pintu.

"Payah........., Tesa nunggu berjam-jam ngak dipanggil2. Padahal dia semangat banget untuk naik ke pentas dan megal megol disana." jawab mama Tesa.

"Trus...akhirnya dipanggil ngak?"

"Dipanggil sih, Tesa saat dipanggung percaya dirinya luarbiasa. Persis kayak kamu pa, PD dan sedikit narsis kalau lagi workshop". sambung mamanya.

"Menang ngak?" tanyaku penasaran.

"Itu dia, jurinya kurang fair nih........ngak dapat apa-apa" katanya mamanya dengan nada kecewa.

Sementara itu anak yang sedang dibicarakan malah asik menonton PlayHouse Disney di TV. Pocoyo dan teman temannya menyihir Tesa dan membawanya ke dunia yang penuh dengan warna ceria.

"Tesa........." aku memanggil sang gadis kecil. Tesa menoleh sambil memamerkan senyum manisnya. "Tesa tadi di sekolah lombanya menang ngak?" tanyaku sambil menatap mata beningnya.

"Lomba Kartini!" Tesa bangkit dari duduknya dan kembali bergaya bak pragawati megal megol didepan kami sambil tersenyum lebar. Dari cerah senyumnya dan binar matanya aku tahu bahwa dia menikmati lomba pagi tadi.

"Tuh ma.........bagi Tesa kemenangan adalah lomba itu sendiri dan bukan pialanya!" bisikku kepada sang mama.

BSD City
22 April 2010
Sehabis main tennis malam hari
EU for U

Tidak ada komentar: